Puasa, Obat Kecantikan Wanita yang Tak Biasa Tapi Luar Biasa!

Puasa, Obat Kecantikan Wanita yang Tak Biasa Tapi Luar Biasa!

Sebagaimana dilansir dari situs jafnesia.com, puasa adalah obat kecantikan wanita yang tak biasa tetapi sangat luar biasa. Puasa atau shaum, baik itu puasa wajib di bulan Ramadhan ataupun yang tidak wajib seperti puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa Syawal, ayamul bidh, dan puasa Arafahmerupakan ibadah pelatihan keseimbangan.

Bila keadaan cantik akan maksimal ketika kondisi seluruh sistem tubuh wanita seimbang, puasa adalah kunci pembuka aura kecantikan yang harus dikaji. Nah, berikut ini adalah kajian selengkapnya.

Puasa, Obat Kecantikan Wanita yang Tak Biasa Tapi Luar Biasa!

Apa peranan puasa dalam meningkatkan kualitas kecantikan seorang wanita? Penjabaran lengkap tentang puasa sebagai obat kecantikan wanita ada dalam uraian berikut ini.

  1. Mengendalikan Kebutuhan Dasar Manusia (Makan)

Puasa mampu mengendalikan kebutuhan wanita yang paling dasar, terutama kebutuhan terkait dengan makanan. Manusia memang secara naluriah berkeinginan memenuhi sesuatu secara cepat dan mudah dengan hasil maksimal. Inilah yang sering menyebabkan munculnya sifat tak peduli, tergesa-gesa, dan menghalalkan cara apa pun. Oleh sebab itulah, tak mengherankan bila hawwah atau perut manusia sering diidentikkan sebagai hawa nafsu.

Manifestasi rasa lapar yang berasal dari bagian perut bisa jadi motivasi terdepan yang menjadi dasar setiap gerak dalam kehidupan seorang wanita. Puasa mampu melatih sekaligus mengendalikan motivasi dasar wanita agar tampil lebih proporsional dan maksimal dalam kehidupannya.

Dengan puasa, tak hanya sistem perncernaan yang terlatih untuk menahan lapar, sistem pengambilan sebuah keputusan seorang wanita juga akan ikut terlatih. Hal tersebut bisa terjadi sebab semua sistem tubuh manusia terintegrasi, saling bekerja sama, dan saling mempengaruhi.

Berdasarkan uraian tersebut, tak heran jika dampak positif berpuasa sebagai obat kecantikan wanita bisa dilihat dari performa fisik si pelakunya, misalnya stabilnya kadar kolesterol, berkurangnya penyakit saluran pencernaan, kondisi jantung menjadi semakin sehat, fisik semakin cantik, dan lain sebagainya.

  1. Mengoptimalkan Jam Biologis

Allah Swt menciptakan manusia itu dengan sesempurna mungkin. Salah satu bukti yang tak bisa diragukan lagi yaitu manusia mempunyai jam biologis yang berfungsi sebagai pengatur aktivitas tubuhnya, mulai bereproduksi hingga beristirahat. Pengaturan ini dilaksanakan oleh jaringan kerja hormon otak yang dikendalikan oleh bagian kelenjar pineal, hipotalamus, serta hipofisis. Ketiganya adalah tiga serangkai pengelola sistem hormonal yang berfungsi mengatur aktivitas hormon di seluruh bagian tubuh.

Terkait dengan hal tersebut, seluruh ibadah yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan adalah suatu proses latihan yang tepat sekali untuk mengoptimalkan jam biologis manusia. Tidur setelah shalat tarawih dan bangun sahur di sepertiga malam terakhir adalah jam istirahat yang paling sesuai atau terbaik bagi fluktuasi kadar hormon otak. Istrirahat yang efektif seperti ini sangat baik bagi kinerja perbaikan sistem tubuh serta peningkatan produktivitas pada hari selanjutnya.

  1. Melatih Hati Wanita Menjadi Lebih Empati dan Lembut

Kelembutan hati seorang wanita akan muncul bersamaan dengan meningkatnya kepekaan perasaan. Kelembutan hari serta kepekaan perasaan wanita secara biologis diatur oleh 3 hormon otak, yaitu endorphin, serotonin, dan preopioid melanokortin. Secara bersama-sama, ketiga hormon otak ini bekerja mendominasi kinerja otak lewat pelatihan kesabaran juga rasa empati terhadap penderitaan sesama manusia seperti yang dirasakan ketika melakukan ibadah puasa.

Potensi kebaikan yang ada pada manusia, termasuk kaum wanita, dijalankan oleh sebuah kesatuan gabungan antara pikiran, rasa, dan juga tingkah laku. Di dalam tubuh manusia, gen yang ada serta terbentuk di dalam molekul DNA adalah pengatur semua tampilan dan juga fungsi biologis sosial. Gen ini diturunkan dan diwariskan dari sebuah generasi ke generasi yang lainnya. Gen pun selalu diperbaiki, diaktualkan, serta ikut beradaptasi dengan lingkungannya.

  1. Puasa sebagai Detoksifikasi

Saat seorang wanita berpuasa, akan terjadi sebuah proses yang bernama detoksifikasi di dalam tubuh. Detoksifikasi maksudnya adalah keluarnya racun-racun sisa metabolisme. Hal tersebut disebabkan oleh proses katabolisme atau penguraian/degradasi zat-zat makanan berjalan dengan kecepatan yang sama seperti situasi ketika tidak sedang berpuasa.

Namun, proses penyusunan formula protein atau anabolisme, lemak, dan lain sebagainya tak terjadi, sebab tak adanya suplai zat-zat makanan. Dengan beigtu, maka akan terjadi sebuah keseimbangan yang negatif. Maksudnya, akan jauh lebih banyak lagi pembuangan zat-zat yang tidak bermanfaat bagi tubuh.

  1. Puasa Mampu Memancarkan Inner Beauty

Kecantikan luar yang terlihat dari tampilan fisik pasti akan luntur seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya umur. Tapi, berbanding terbalik dengan inner beauty (kecantikan dalam), sebab inner beauty berasal dari dalam kesalehan hati. Dengan keistiqomahan beribadah, termasuk ibadah puasa (wajib dan sunnah) secara khaffah (sungguh-sungguh), kecantikan rohani akan makin bersinar bila seorang wanita sanggup menjaga kesucian hati sekaligus melenyapkan semua penyakit hati.

Hati memiliki peranan dan fungsi sangat besar dalam membentuk kepribadian. Semua perkataan, pikiran, dan juga perbuatan merupakan buah akhlak yang dikendalikan hati. Saat seorang wanita muslimah sudah memahami hakikat hidup di alam dunia, maka hatinya akan cepat bertindak mempercantik dirinya dengan akhlak mulia dan meninggalkan perbuatan tercela.

Nah, itulah asalan kenapa puasa bisa dijadikan sebagai obat kecantikan wanita. Ingin cantik luar dalam? Sering-seringlah berpuasa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *